Senin, 08 April 2013

SILOGISME

TUGAS : BAHASA INDONESIA 2#
DOSEN : ANITA WASUTININGSIH
NPM : 13110400
KELAS : 3KA28
NAMA : IKA INTAN RAHMAWATI

Silogisme adalah suatu proses penarikan kesimpulan secara deduktif. Silogisme disusun dari dua proposisi (pernyataan) dan sebuah konklusi (kesimpulan).

 Jenis-jenis Silogisme  

Berdasarkan bentuknya, silogisme terdiri dari;

Silogisme Kategorial

Silogisme kategorial adalah silogisme yang semua proposisinya merupakan kategorial. Proposisi yang mendukung silogisme disebut dengan premis yang kemudian dapat dibedakan menjadi premis mayor (premis yang termnya menjadi predikat), dan premis minor ( premis yang termnya menjadi subjek). Yang menghubungkan di antara kedua premis tersebut adalah term penengah (middle term). Contoh:
   Semua tumbuhan membutuhkan air. (Premis Mayor)
   Akasia adalah tumbuhan (premis minor).
∴ Akasia membutuhkan air (Konklusi)
Hukum-hukum Silogisme Katagorik.
  • Apabila salah satu premis bersifat partikular, maka kesimpulan harus partikular juga.
Contoh:
   Semua yang halal dimakan menyehatkan (mayor).
   Sebagian makanan tidak menyehatkan (minor).
∴ Sebagian makanan tidak halal dimakan (konklusi).
  • Apabila salah satu premis bersifat negatif, maka kesimpulannya harus negatif juga.
Contoh:
   Semua korupsi tidak disenangi (mayor).
   Sebagian pejabat korupsi (minor).
∴ Sebagian pejabat tidak disenangi (konklusi).
  • Apabila kedua premis bersifat partikular, maka tidak sah diambil kesimpulan.
Contoh:
   Beberapa politikus tidak jujur (premis 1).
   Bambang adalah politikus (premis 2).
Kedua premis tersebut tidak bisa disimpulkan. Jika dibuat kesimpulan, maka kesimpulannya hanya bersifat kemungkinan (bukan kepastian). Bambang mungkin tidak jujur (konklusi).
  • Apabila kedua premis bersifat negatif, maka tidak akan sah diambil kesimpulan. Hal ini dikarenakan tidak ada mata rantai yang menhhubungkan kedua proposisi premisnya. Kesimpulan dapat diambil jika salah satu premisnya positif.
Contoh:
   Kerbau bukan bunga mawar (premis 1).
   Kucing bukan bunga mawar (premis 2).
Kedua premis tersebut tidak mempunyai kesimpulan
  • Apabila term penengah dari suatu premis tidak tentu, maka tidak akan sah diambil kesimpulan. Contoh; semua ikan berdarah dingin. Binatang ini berdarah dingin. Maka, binatang ini adalah ikan? Mungkin saja binatang melata.
  • Term-predikat dalam kesimpulan harus konsisten dengan term redikat yang ada pada premisnya. Apabila tidak konsisten, maka kesimpulannya akan salah.
Contoh:
   Kerbau adalah binatang.(premis 1)
   Kambing bukan kerbau.(premis 2)
∴ Kambing bukan binatang ?
Binatang pada konklusi merupakan term negatif sedangkan pada premis 1 bersifat positif
  • Term penengah harus bermakna sama, baik dalam premis mayor maupun premis minor. Bila term penengah bermakna ganda kesimpulan menjadi lain.
Contoh:
   Bulan itu bersinar di langit.(mayor)
   Januari adalah bulan.(minor)
∴ Januari bersinar dilangit?
  • Silogisme harus terdiri tiga term, yaitu term subjek, predikat, dan term, tidak bisa diturunkan konklsinya.
Contoh:
   Kucing adalah binatang.(premis 1)
   Domba adalah binatang.(premis 2)
   Beringin adalah tumbuhan.(premis3)
   Sawo adalah tumbuhan.(premis4)
Dari premis tersebut tidak dapat diturunkan kesimpulannya
Silogisme Hipotetik
Silogisme hipotetik adalah argumen yang premis mayornya berupa proposisi hipotetik, sedangkan premis minornya adalah proposisi katagorik. Ada 4 (empat) macam tipe silogisme hipotetik:
  • Silogisme hipotetik yang premis minornya mengakui bagian antecedent.
Contoh:
   Jika hujan saya naik becak.(mayor)
   Sekarang hujan.(minor)
∴ Saya naik becak (konklusi).
  • Silogisme hipotetik yang premis minornya mengakui bagian konsekuennya.
Contoh:
   Jika hujan, bumi akan basah (mayor).
    Sekarang bumi telah basah (minor).
∴ Hujan telah turun (konklusi)
  • Silogisme hipotetik yang premis minornya mengingkari antecedent.
Contoh:
   Jika politik pemerintah dilaksanakan dengan paksa, maka kegelisahan akan timbul.
   Politik pemerintahan tidak dilaksanakan dengan paksa.
∴ Kegelisahan tidak akan timbul.
  • Silogisme hipotetik yang premis minornya mengingkari bagian konsekuennya.
Contoh:
   Bila mahasiswa turun ke jalanan, pihak penguasa akan gelisah.
   Pihak penguasa tidak gelisah.
∴ Mahasiswa tidak turun ke jalanan.
Hukum-hukum Silogisme Hipotetik Mengambil konklusi dari silogisme hipotetik jauh lebih mudah dibanding dengan silogisme kategorik. Tetapi yang penting menentukan kebenaran konklusinya bila premis-premisnya merupakan pernyataan yang benar. Bila antecedent kita lambangkan dengan A dan konsekuen dengan B, maka hukum silogisme hipotetik adalah:
  • Bila A terlaksana maka B juga terlaksana.
  • Bila A tidak terlaksana maka B tidak terlaksana. (tidak sah = salah)
  • Bila B terlaksana, maka A terlaksana. (tidak sah = salah)
  • Bila B tidak terlaksana maka A tidak terlaksana.
Silogisme Alternatif
Silogisme alternatif adalah silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif. Proposisi alternatif yaitu bila premis minornya membenarkan salah satu alternatifnya. Kesimpulannya akan menolak alternatif yang lain. Contoh:
   Nenek Sumi berada di Bandung atau Bogor.
   Nenek Sumi berada di Bandung.
∴ Jadi, Nenek Sumi tidak berada di Bogor.
Entimen
Silogisme ini jarang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam tulisan maupun lisan. Yang dikemukakan hanya premis minor dan kesimpulan. Contoh entimen:
  • Dia menerima hadiah pertama karena dia telah menang dalam sayembara itu.
  • Anda telah memenangkan sayembara ini, karena itu Anda berhak menerima hadiahnya.
Silogisme Disjungtif
Silogisme disjungtif adalah silogisme yang premis mayornya merupakan keputusan disyungtif sedangkan premis minornya bersifat kategorik yang mengakui atau mengingkari salah satu alternatif yang disebut oleh premis mayor. Seperti pada silogisme hipotetik istilah premis mayor dan premis minor adalah secara analog bukan yang semestinya. Silogisme ini ada dua macam yaitu:
  • Silogisme disyungtif dalam arti sempit
Silogisme disjungtif dalam arti sempit berarti mayornya mempunyai alternatif kontradiktif. Contoh:
   Heri jujur atau berbohong.(premis1)
   Ternyata Heri berbohong.(premis2)
∴ Ia tidak jujur (konklusi).
  • Silogisme disjungtif dalam arti luas
Silogisme disyungtif dalam arti luas berarti premis mayornya mempunyai alternatif bukan kontradiktif. Contoh:
   Hasan di rumah atau di pasar.(premis1)
   Ternyata tidak di rumah.(premis2)
∴ Hasan di pasar (konklusi).
Hukum-hukum Silogisme Disjungtif
  • Silogisme disjungtif dalam arti sempit, konklusi yang dihasilkan selalu benar, apabila prosedur penyimpulannya valid.
Contoh:
   Hasan berbaju putih atau tidak putih.
   Ternyata Hasan berbaju putih.
∴ Hasan bukan tidak berbaju putih.
  • Silogisme disjungtif dalam arti luas, kebenaran konklusinya adalah
  1. Bila premis minor mengakui salah satu alternatif, maka konklusinya sah (benar).
Contoh:
   Budi menjadi guru atau pelaut.
   Budi adalah guru.
∴ Maka Budi bukan pelaut.
  1. Bila premis minor mengingkari salah satu alternatif, maka konklusinya tidak sah (salah).
Contoh:
   Penjahat itu lari ke Solo atau ke Yogyakarta.
   Ternyata tidak lari ke Yogyakarta
∴ Dia lari ke Solo?
Konklusi yang salah karena bisa jadi dia lari ke kota lain.

REFERENSI :
Lanur, Alex. 1983. Logika Selayang Pandang. Yogyakarta: Kanisius.
Mundiri. 1994.Logika. Jakarta: Rajawali Pers.

Minggu, 17 Maret 2013

JAVA 2 PLATFORM MICRO EDITION (J2ME) - JAVA MIDlet

TUGAS : BAHASA INDONESIA 2#
DOSEN : ANITA WASUTININGSIH
NPM : 13110400
KELAS : 3KA28
NAMA : IKA INTAN RAHMAWATI

1. Teknologi Wireless Java
Secara konsep, teknologi wireless dapat dibagi  dalam dua  katagori, pertama untuk local dan kedua untuk area yang luas. Peralatan yang termasuk dalam katagori pertama misalnya adalah remote control untuk membuka atau mengunci mobil maupun garasi, telepon cordless 900Mhz, peralatan mainan dengan radio control, atau jaringan wireless. Peralatan wireless jenis pertama ini hanya bekerja untuk daerah dengan jangkauan yang tidak terlalu jauh. Sedangkan peralatan jenis aplikasi yang kedua diantaranya adalah pager, handphone, pda, dan sejenisnya.  Jangkauan dari perangkat  tersebut jauh lebih besar dari aplikasi jenis pertama. Karena jaringan yang ada di permukaan bumi berupa cell-tower, peralatan komunikasi bergerak seperti handphone menerima layanan dari sebuah  wireless carrier atau perusahaan yang mengoperasikan  cell-tower tersebut.
  Aplikasi komunikasi bergerak, dalam perkembangan awal masing-masing  vendor menghasilkan platform aplikasi dan sistem operasi sendiri. Sehingga sebuah peralatan handphone Nokia dan Siemens mempunyai platform aplikasi masing-masing. Perbedaaan  aplikasi menyebabkan suatu platform aplikasi maupun sistem operasi dalam handphone Nokia tidak dapat dijalankan dalam peralatan handphone Siemens misalnya. Sehingga berakibat memperburuk pengembangan aplikasi-aplikasi yang baru.
  Standarisasi yang dilakukan untuk membuat suatu bahasa pemrograman yang memiliki kebebasan platform atau platform independence. Salah satu teknologi Java adalah  “write once run everywhere”,  sehingga protabilitas Java merupakan suatu kekuatan yang dimiliki Java. Java dijalankan pada sistem operasi apapun tanpa perlu kompilasi ulang program Java yang dibuat. Untuk komunikasi bergerak,  Sun Microsystem mengenalkan  Java 2 Micro Edition (J2ME) yang merupakan salah satu bagian teknologi Java yang digunakan untuk aplikasi Java yang berjalan pada perangkat mobile device dan teknologi aplikasi wireless.

2. Java Virtual Machine (JVM)
  Java Virtual Machine adalah software yang berfungsi untuk menjalankan program Java supaya dapat dimengerti oleh komputer. Kode program Java ditulis menggunakan editor teks seperti Notepad, Textpad, Editplus, Jcreator dan lainnya.
Java Compiler yang digunakan untuk  mengkompilasi kode program Java dirancang untuk menghasilkan kode yang netral terhadap semua arsitektur perangkat keras (hardware) yang disebut sebagai Java Bytecode (*.class).  Dan JVM merupakan basis dari Java platform dan menjembatani  antara bytecode dengan hardware. 

3.  Java Application Programming Interface (Java  API)
Java API merupakan komponen-komponen  dan kelas Java yang sudah jadi, yang memiliki berbagai  kemampuan. Kemampuan untuk menangani objek,  string, angka dan sebagainya
1. Java  Applet merupakan program Java yang berjalan di atas browser. Penggunaan applet ini akan membuat halaman HTML lebih dinamis dan menarik. 
2.  Java Networking
3.  Java Database Connectivity (JDBC)
JDBC API terdiri atas class dan interface yang  ditulis dalam bahasa Java untuk sebagai alat bantu  bagi pembuat program  (developer) dan menyediakan sekumpulan API untuk mengatur keamanan mengakses database seperti Oracle, MySQL, PostgreSQL, Microsoft SQL Server. Jadi keunggulan API JDBC dapat mengakses sumber data dan berjalan pada semua Platform yang mempunyai Java Viortual Machine (JVM).
4.  Java Server Pages (JSP)
JSP adalah suatu teknologi web berbasis bahasa pemrograman Java dan berjalan pada platform Java. JSP merupakan pengembangan dari Servlet serta merupakan bagian dari teknologi Java 2 Platform, Enterprise Edition (J2EE). 
5.  Java Card

4  Java  2 Platform TM
4.1 Java 2 Platform, Standard Edition (J2SE )  Platform digunakan untuk menjalankan dan mengembangkan aplikasi Java pada level  Personal Computer (PC). Platform ini berisi class-class inti pada Java dan Graphical User Interface (GUI).
4.2  Java 2 Platform, Micro Edition (J2METM)
Platform ini digunakan untuk menjalankan dan mengembangkan aplikasi-aplikasi Java pada  handheld devices atau perangkat-perangkat semacam  handphone, Personal Digital Assistance (PDA) dan PocketPC
4.3  Java 2 Platform, Enterprise Edition (J2EETM )
Platform ini berupa paket yang berisi class-class dan  interface-interface yang digunakan untuk menjalankan dan mengembangkan aplikasi Java  berbasis web, seperti class-class Servlet, Java Server Pages (JSP) dan Enterprise JavaBeans (EJB)  serta Java CORBA. 
4.4  Java 2 Platform, Micro Edition (J2ME TM)  
Komponen-komponen J2ME terdiri dari Java Virtual Machine (JVM) yang digunakan untuk menjalankan aplikasi Java pada emulator atau  handheld device, Java API  (Aplication Programming  Interface) dan  tools lain untuk pengembangan aplikasi Java semacam emulator  Java Phone, emulator Motorolla dari J2ME  wireless toolkit. Dalam pengembangan aplikasi wireless dengan Java, J2ME dibagi menjadi dua buah bagian diantaranya ialah bagian configuration dan profile. 
1. Lapisan Konfigurasi (Configuration Layer) J2ME mempunyai dua konfigurasi yaitu    `Connected Limited Device Configuration (CLDC) dan Connected Device Configuration (CDC).

2.  Lapisan Profil (Profile Layer)
      J2ME mempunyai beberapa profil antara lain : 
1.  Mobile Iformation Device Profile (MIDP)
     2.  Foundation Profile (FP)
     3.  Personal Profile
     4.  Personal Digital Assistance (PDA)  Profile

3 Connected Limited Device Configuration (CLDC) Spesifikasi CLDC adalah sebagai berikut 
1. Mengimplementasikan subset dari J2SE]
2. JVM  yang digunakan dikenal dengan nama  K-Virtual Machine    (KVM)
3.Digunakan pada perangkat  handheld dengan ukuran memori terbatas    (160-512 Kbytes)
4.   Prosesor : 16 Bit atau 32 Bit
     Pada bagian ini secara detail CLDC diperlukan untuk pengembangan aplikasi wireless dengan MIDP implementasinya CLDC digunakan untuk program Java pada perangkat keras dengan ukuran memori yang terbatas, pada 160 sampai dengan 512 Kilobyte.  Akibatnya, fitur fitur yang kurang penting untuk diimplementasikan dalam  handheld device yang bersangkutan dari Java 2 harus dibuang. 


5  MIDlets
Aplikasi yang berjalan pada sebuah perangkat yang mendukung MIDP disebut dengan MIDlets, atau lebih singkatnya MIDlet merupakan aplikasi yang dibuat menggunakan Java 2 Micro Edition dengan profile  Mobile Information Device Profile (MIDP). 
MIDP dikhususkan untuk digunakan pada handset dengan kemampuan CPU, memori, keyboard dan layer yang terbatas, seperti  handphone, pager, PDA dan sebagainya.
   Arsitektur aplikasi MIDP Pada Gambar 2,6 Menunjukkan bahwa aplikasi yang mendukung perangkat MIDP adalah aplikasi MIDlet yang juga termasuk bagian dari Java 2 Micro Edition.  

5.1  Daur Hidup (LifeCycle)  MIDlet
Lifecycle dari sebuah MIDlet ditangani oleh Application Management Software  (AMS). AMS adalah sebuah lingkungan tempat siklus dari sebuah MIDlet, mampu untuk diciptakan, dijalankan, dihentikan maupun dihilangkan. AMS sering pula disebut dengan  Java Application Manager (JAM). MIDlet memiliki beberapa state, yaitu  Pause, Active  dan Destroy. Ketika masing-masing state dipanggil, beberapa  method yang bersesuaian dipanggil.  Method-method tersebut merupakan bawaan dari J2ME.  Untuk menjelaskan proses MIDlet dalam  Java Aplication Manager (JAM) adalah pada  

5.2  Status MIDlet

5.2.1  High Level API 
Kelas-kelas yang menyediakan fungsionalitas untuk pembuatan GUI pada MIDP ada pada paket  javax.microedition.lcdui. Pada paket tersebut terdapat tiga interface dan 21 kelas.   Interface tersebut adalah Display, Screen dan Form. 
5.2.2  Low Level API
Pada level pemrograman yang lebih rendah (low level), akan ditemukan  fungsionalitas yang lebih spesifik ke jenis  handheld yang digunakan.  Kelas-kelas untuk pemrograman GUI pada level yang lebih rendah ini diimplementasikan oleh kelas javax.microedition.lcdui.Canvas  dan javax.microedition.lcdui.Graphics. Kelas  Canvas ini memungkinkan pengguna untuk menggambar garis, titik dan elemen-elemen dasar lain. 
5.3  Servlet 
Tujuan servlet adalah untuk meng-generate respons yang bersifat dinamis. 
Cara komunikasi antara  client dan server melalui  protocol HTTP  adalah sebagai berikut :
1.Client akan mengirimkan HTTP request ke server
2. Setelah request diterima oleh server, server akan memberikannya pada servlet untuk dilakukan pemrosesan, misalnya akses ke database
3. Setelah pemrosesan selesai dilakukan, server akan mengembalikan hasilnya  ke  client. Hasil pengembalian ini dapat berbentuk file HTML yang akan ditampilkan di browser, image dan data binary.

5.3.1  HTTP Servlet
Dua buah tipe request HTTP yang paling umum digunakan adalah  GET dan POST yang juga dikenal sebagai  request method.   Request GET digunakan untuk mendapatkan atau menerima informasi dari server.  Pada umumnya request GET  digunakan untuk menerima file HTML atau  image. Sedangkan  request POST  digunakan untuk mengirimkan data ke server.  Request POST akan mengirimkan  informasi server dalam bentuk HTML yang berisi data yang dimasukkan oleh client. 

5.4  Konsep Database Manajement System (DBMS)
DBMS terdiri dari Database dan Set Program pengelola untuk menambah data, menghapus data, mengambil dan membaca data.
 5.4.1  Structured Query Language (SQL)
MySQL adalah Relation Database Manajemen Sistem yang didistribusikan secara gratis di bawah lisensi GPL (General Public lisence). Suatu database relational menyimpan data dalam table table terpisah. Hal ini memungkinkan kecepatan dan flexibelitas. MySQL merupakan turunan salah satu konsep utama dalam database sejak lama yaitu SQL (Struktured Query Language). MySQL menggunakan standar SQL (Structured Query Language), yaitu bahasa standar yang paling banyak digunakan untuk mengakses database dan  SQL dirancang khusus untuk berkomunikasi dengan database.  

Daftar Pustaka :
1. Wicaksono, Adi. 2002.  Dasar-dasar Pemrograman Java  2. Elex Media  Kompuntindo. Jakarta.  
2.  Wicaksono, Adi. 2002.  Pemrograman Aplikasi Wireless dengan Java. Elex Media Komputindo. Jakarta.  


Minggu, 25 November 2012

Guru Ngaji..



TUGAS BAHASA INDONESIA
Dosen Pembimbing : Sugito Martowirjo

Disusun Oleh:
Kelas 3KA28
Ika Intan Rahmawati    (13110400)


Guru Ngaji..


Apa sih yang ada di dalam fikiran kalian tentang Guru Ngaji? Mungkin seperti seorang perempuan yang berjilbab lebar , memakai baju gamis, bergelang tasbih dan selalu membawa Al-Quran? Atau seorang lelaki yang selalu memakai peci dan baju kokoh serta membawa Al-Quran? Yah, memang benar biasanya seorang Guru Ngaji digambarkan seperti itu. Mungkin kamu sewaktu kecil pernah berkumpul di mushala, pagi hari atau sore hari bersama teman-teman untuk mengaji . Pasti kalau kita mengaji kita membutuhkan guru atau yang disebut dengan Guru Ngaji untuk mengajarkan dan membimbing kita supaya kelak kita pandai membaca Al-Quran.  Tapi sebenarnya tujuan guru ngaji mengajarkan anak didiknya bukan hanya sekedar mengajarkan membaca Al-Quran , namun juga untuk meletakkan dasar dari pengetahuan agama dan menunjang pendidikan agama dari usia dini terutama aqidah dan akhlak kita.
Memang tidak dibutuhkan sebuah kriteria khusus untuk menjadi seorang guru ngaji, banyak yang bilang yang penting punya kemampuan dalam membaca Al-Quran dan mengajarkannya , hal tersebut sudah cukup . Tapi sebenarnya seorang guru ngaji adalah orang pertama yang akan menjawab pertanyaan muridnya terutama mengenai hal-hal yang yang membutuhkan jawaban bijaksana, misalnya sesuatu yang dilihat dari sudut pandang agama.
Seorang guru ngaji juga memiliki sikap tanpa pamrih atau ikhlas dalam pengajarannya, tidak didasari untuk dihormati, cium tangan dan lainnya. Penghormatan terhadap seorang guru yang sangat tinggi terkadang menutup penilaian apa yang dilakukan seseorang tersebut. Terkadang seorang guru ngaji di jadikan pedoman dan panduan dalam bersikap di masyarakat. Semua pendapat dan pemikirannya akan dijadikan dasar dalam bertindak dan berpikir dari muridnya.
Jadi jangan remehkan profesi guru ngaji , Karena guru ngaji merupakan peletak dasar dari akhlak seseorang yang akan menentukan  bagaimana orang tersebut bersikap di masyarakat dan bukan hanya mengajarkan membaca kitab suci saja, tapi juga harus memberi contoh yang baik dalam segala perbuatannya, pemikirannya dan dalam ucapannya.


Hasil Observasi
Nama TPA      : Sanggar Ceria
Tempat            : Dibelakang Stasiun Kereta Api Bekasi
Sanggar Ceria ini adalah sanggar yang didirikan khusus untuk mengajar anak-anak jalanan. Sanggar ceria ini mengajar setiap hari minggu dari jam 10.00 sampai jam 12.00 . Disanggar ini terdapat kurang lebih 20 murid yang datang untuk belajar setiap minggunya. Disanggar ini terdapat 10 guru ngaji yang datang untuk mengajar secara bergantian setiap minggunya. Guru ngaji tersebut berasal dari komunitas lembaga dakwah kampus Universitas Gunadarma atau yang biasa dikenal dengan Fajrul Islam.
Motivasi para guru ngaji untuk mengajar di sanggar ini karena mereka peduli terhadap akhlak dan pendidikan anak-anak jalanan. Salah satu guru ngaji di sanggar ceria , Mentari berpendapat bahwa lingkungan anak didik sangat berpengaruh dengan pola tingkah laku anak didik. Maka, mereka mau mencoba untuk meredam perilaku yang tidak diinginkan itu dengan pengajaran berupa iqro, adab, shalat, puasa. Dan karena terdapat beberapa dari pihak keluarga anak didik  yang tidak bisa menyekolahkan anaknya , maka anak didik mereka juga diberikan pelajaran yang sama seperti pelajaran yang didapat disekolah seperti mengajarkan menulis dan membaca juga pelajaran berhitung.Fasilitas yang ada disana memang belum mencukupi karena masih kurangnya alat tulis dan buku buku pelajaran. Disanggar ini , anak didik tidak dipungut biaya apapun. Dan sumber pendanaan mereka, didapatkan dari sumbangan simpatisan yang empati saat mereka bercerita tentang Sanggar Ceria. Orang tua anak didik di Sanggar Ceria juga mendukung penuh adanya kegiatan sanggar ceria ini. Karena sebagian besar orang tua murid belum bisa mengaji dan mengajar anaknya.
K-BATAR adalah sebutan Kelompok Belajar Anak pinTAR untuk anak-anak yang mengaji di Sanggar Ceria. Umumnya murid yang mengaji disini berusia 4 s.d 12 tahun. Mereka sangat antusias ketika menerima pelajaran yang diberikan oleh para guru ngaji di Sanggar Ceria. Harapan besar dari para guru ngaji di sanggar ini adalah anak-anak dapat tumbuh menjadi anak yang shaleh dan shalehah, cerdas, berakhlaq mulia dan mempunyai semangat yang tinggi untuk bisa terus sekolah dan mengejar cita-citanya. Meskipun hidup sebagai anak jalanan mereka harus punya etika hidup sebagaimana mestinya orang islam serta tidak meninggalkan shalat 5 waktu dan ibadah yang lainnya. Amin.
Itulah hasil observasi saya di Sanggar Ceria. dapat disimpulkan bahwa memang benar pepatah yang mengatakan "Guru adalah Pahlawan Tanpa Tanda Jasa" . Semoga perbuatan baik yang para guru ngaji lakukan di Sanggaar Ceria , kelak mendapat balasan yang setimpal dari Allah dan selalu di beri rezeki yang melimpah oleh Allah. Amin. Semoga tulisan saya bermanfaat.
Bekasi, 25 November 2012