Jumat, 25 November 2011

Stand Up Comedy




Sudah 4 minggu ini saya membantu seorang teman dari Canada untuk menyelesaikan kerja lapangan disertasinya. Disela waktu istirahat biasanya kami ngobrol dan dia melontarkan beberapa candaan. Well nadanya sarkastik, dan sulit bagi saya menemukan bagian mana yg lucu. Ya jadinya kalo ketawa cuma "ketawa partisipatif". Browsing di internet ternyata dia quotes lelucon dari Aziz Ansari , Jerry Seinfield, Chris Rock dan beberapa nama lagi yang masuk dalam kategori stand up comedian.
Stand up comedy adalah seni melawak (komedi) yang disampaikan di depan penonton secara langsung (live). Biasanya sang komedian akan melakukan one man show. melemparkan lelucon melalui monolog atau statement dalam satu kalimat yang mengandung humor. Komedian di jalur ini biasanya menulis skrip lawakannya untuk tampil dalam 20-45 menit). Kadang-kadang mereka memakai alat bantu untuk menyampaikan lelucon mereka. Meskipun stand up comedy, pelawak ngga harus terus menerus berdiri, beberapa pelawak menyampkain sambil duduk seperti sedang bercerita pada kita. Sejarah stand up comedy dimulai sejak abad 18 di Eropa dan Amerika. Dalam sejarahnya perkembangan stand up comedy juga ditemui di berbagai benua. Bahkan negeri tetangga Malaysia punya seorang stand up comedian terkenal, Akmal Saleh. India punya Jhony Lever dan dilanjutkan Cyrus Broacha. Mereka juga mengadakan The Great Indian Laughter Challenge.
Favorit stand up comedian saya Daniel Tosh dan Butet Kertarajasa!! Daniel Tosh dengan acaranya Tosh.0. sudah memasuki season 3 di Comedy Central. Karena ngga punya TV kabel ya nontonnya nyicil, jadi baru sampai di Season 2. Segmen paling seru di Tosh.0 adalah Web Redemption, kenapa? he..he.. liat sendiri di situs online acara ini :). Memang dalam lawakannya banyak kata-kata yang seharusnya di sensor, racist dan sexist; tapi humor cerdas nya menurut saya outstanding. Versi online-nya di Youtube adalah Daniel Tosh - Completely Serious yang ditonton 1,3 orang.
Browsing selanjutnya saya temukan beberapa blog yg menyatakan genre stand up comedy bukan hal baru di Indonesia. Teringat dulu ada Taufik Savalas (Alm) dengan acara "Comedy Cafe" yang pernah tayang di Trans TV Juli - September 2004 di TransTV. Ada juga Pepeng yang sambil membawakan acara kuis Jari-jari menyelipkan humor segar. Disambung dengan Iwel di DemoCrazy , meskupun ngga bisa dibilang dia melakukan Stand Up Comedy murni. Tidak lupaButet Kertarajasa yang legendaris lewat monolognya ( ehm.. saya minggu lalu nonton Laskar Dagelan di TBY dan sulit untuk ngga ketawa dalam rentang waktu 3 jam pertunjukan). Raditya Dika. sepertinya sedang mencoba masuk jalur ini. Raditya Dika mulai melontarkan statement2 sarkasme(meskipun tidak dilakukan monolog) di peluncuran bukunya atau di Provocative Proactive yang dia bawakan.
Ngga cuma on air, ternyata Indonesia punya Stand Up Comedian yang off air juga. Mereka biasanya manggung di Comedy Cafe- Kemang. Ada nama Ramon P.Tommybens sebagai seniornya stand up comedy Indonesia. Ada juga Dila Dill yang sudah melawak sejak umur 6 tahun.
Stand up comedy kurang populer karena mainstream industri lawak masih pada physical comedy. Pak Bendot (Alm) di Srimulat terus di Bully untuk memancing tawa penonton. Aziz gagap di paksa duduk di kursi stereofoam, Omas ditertawakan atas bentuk bibirnya dan dipaksa berdandan tak enak dipandang agar penonton tergelak. Anggapan lain, lawakan hanya bisa muncul bila delakukan melalui percapakan, bukan monolog.
Ya...meskipun bisa dikatakan Stand Up Comedy kurang pupuler di Indonesia, paling tidak masih ada sekelompok pelawak yang sadar kalau lawakan ngga harus stagnan di lingkup slapstick.
Anyway, siapa stand up comedian favoritmu?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar